Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Desa Tunjuk dalam mendukung tertib administrasi bangunan gedung, Perbekel Desa Tunjuk I Made Arnawa, S.SKar., M.Sn. turun langsung ke tengah masyarakat untuk melaksanakan pendataan terhadap bangunan yang digunakan sebagai usaha pariwisata maupun warung makan di wilayah Desa Tunjuk.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas surat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Nomor 640/7426/DPUPR/2026 tertanggal 14 Juli 2026 perihal Tindak Lanjut Rapat Koordinasi Pendataan Bangunan Gedung yang Belum Memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)/Izin Mendirikan Bangunan (IMB), yang diterima oleh Pemerintah Desa Tunjuk pada 23 Juli 2026.
Melalui kegiatan tersebut, Perbekel bersama perangkat desa melakukan pendekatan secara langsung kepada para pemilik usaha guna memberikan sosialisasi sekaligus melakukan pendataan terhadap bangunan yang belum memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Pendataan ini bertujuan memperoleh data yang akurat sebagai dasar penyusunan administrasi serta mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah di bidang penataan bangunan gedung.
Dalam kesempatan tersebut, I Made Arnawa, S.SKar., M.Sn. menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata sebagai bentuk pengawasan, melainkan upaya memberikan pendampingan kepada masyarakat agar memahami pentingnya legalitas bangunan. Dengan memiliki PBG, bangunan akan memiliki kepastian hukum, mendukung keamanan konstruksi, serta meningkatkan kualitas tata ruang dan pengembangan sektor pariwisata di Desa Tunjuk.
Pemerintah Desa Tunjuk mengajak seluruh masyarakat, khususnya pemilik usaha pariwisata, rumah makan, kafe, dan usaha lainnya yang belum memiliki PBG untuk bersikap kooperatif dalam proses pendataan. Data yang diperoleh akan diteruskan kepada instansi terkait sebagai bagian dari pelaksanaan program pendataan bangunan gedung sesuai arahan Pemerintah Kabupaten.
Melalui sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat, diharapkan tercipta tertib administrasi bangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengembangan Desa Tunjuk sebagai desa yang maju, tertata, dan berdaya saing di sektor pariwisata.